Lantai Kayu Jati 12×70

Rp325.000,00

Lantai Kayu Jati, lantai kayu jati Asia flooring berasal dari hutan jati Bojonegoro. Bersertivikasi legal SVLK, kualitas lantai kayu terbaik dengan harga terjangkau. Lantai kayu jati Asia Flooring mempunyai kadar kekeringan 12% sehingga stabil dan tidak susut.

Spesifikasi lantai Kayu Jati

  • Bahan Jati Perhutani
  • Kualitas Bagus
  • Moulding Presisi.
  • Ukuran 12x70x30cm-60 cm
  • Unfinished

Quantity:

Description

Lantai Kayu Jati, lantai kayu jati Asia flooring berasal dari hutan jati Bojonegoro. Bersertivikasi legal SVLK, kualitas lantai kayu terbaik dengan harga terjangkau. Lantai kayu jati Asia Flooring mempunyai kadar kekeringan 12% sehingga stabil dan tidak susut.

Spesifikasi lantai Kayu Jati

  • Bahan Jati Perhutani
  • Kualitas Bagus
  • Moulding Presisi.
  • Ukuran 12x70x30cm-60 cm
  • Unfinished

 

Mengenal Kayu Jati

Kayu jati merupakan kayu kelas satu karena kekuatan, keawetan dan keindahannya. Secara teknis, kayu jati memiliki kelas kekuatan II dan kelas keawetan I-II. Kayu ini sangat tahan terhadap serangan rayap.

Kayu teras jati berwarna coklat muda, coklat kelabu hingga coklat merah tua. Kayu gubal, di bagian luar, berwarna putih dan kelabu kekuningan.

Meskipun keras dan kuat, kayu jati mudah dipotong dan dikerjakan, sehingga disukai untuk membuat furniture dan ukir-ukiran. Kayu yang diampelas halus memiliki permukaan yang licin dan seperti berminyak. Pola-pola lingkaran tahun pada kayu teras tampak jelas, sehingga menghasilkan gambaran yang indah.

Dengan kehalusan tekstur dan keindahan warna kayunya, jati digolongkan sebagai kayu mewah. Oleh karena itu, jati banyak diolah menjadi mebel taman, mebel interior, kerajinan, panel, dan anak tangga yang berkelas.

Sekalipun relatif mudah diolah, jati terkenal sangat kuat dan awet, serta tidak mudah berubah bentuk oleh perubahan cuaca. Atas alasan itulah, kayu jati digunakan juga sebagai bahan dok pelabuhan, bantalan rel, jembatan, kapal niaga, dan kapal perang. Tukang kayu di Eropa pada abad ke-19 konon meminta upah tambahan jika harus mengolah jati. Ini karena kayu jati sedemikian keras hingga mampu menumpulkan perkakas dan menyita tenaga mereka. Manual kelautan Inggris bahkan menyarankan untuk menghindari kapal jung Tiongkok yang terbuat dari jati karena dapat merusak baja kapal marinir Inggris jika berbenturan.

Pada abad ke-17, tercatat jika masyarakat Sulawesi Selatan menggunakan akar jati sebagai penghasil pewarna kuning dan kuning coklat alami untuk barang anyaman mereka. Di Jawa Timur, masyarakat Pulau Bawean menyeduh daun jati untuk menghasilkan bahan pewarna coklat merah alami. Orang Lamongan memilih menyeduh tumbukan daun mudanya. Sementara itu, orang Pulau Madura mencampurkan tumbukan daun jati dengan asam jawa. Pada masa itu, pengidap penyakit kolera pun dianjurkan untuk meminum seduhan kayu dan daun jati yang pahit sebagai penawar sakit.

Jati burma sedikit lebih kuat dibandingkan jati jawa. Namun, di Indonesia sendiri, jati jawa menjadi primadona. Tekstur jati jawa lebih halus dan kayunya lebih kuat dibandingkan jati dari daerah lain di negeri ini. Produk-produk ekspor yang disebut berbahan java teak (jati jawa, khususnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur) sangat terkenal dan diburu oleh para kolektor di luar negeri.

There are no reviews yet.

Add your review